Makutharama atau Hasthabrata

Makutharama merupakan gabungan dari 2 kata yaitu Makutha dan Rama.. ”Makutha” adalah mahkota yang merupakan kelengkapan busana kebesaran seorang raja, sedangkan ”Rama” yang dimaksud adalah Prabu Rama Wijaya suami Dewi Shinta raja di Ayodya.. Sehingga Makuthorama dapat diartikan sebagai watak yang harus dimiliki oleh seorang raja meniru apa-apa yang telah dicontohkan oleh Prabu Rama Wijaya.. Sedangkan Hasthabrata juga merupakan gabungan dari 2 kata yaitu Hastha dan Brata.. ”Hastha” adalah delapan, ”Brata” adalah laku atau perilaku.. Maka Hastha brata dapat secara bebas dapat diartikan 8 (delapan) perilaku yang layak disandang dan dilaksanakan..

            Dalam cerita pewayangan, Hasthabrata diajarkan oleh Sri Rama kepada Raden Barata ketika dia menyusul ke hutan untuk memohon kepada Sri Rama pulang ke negara Ayodya agar mau menjadi Raja… Namun karena terikat akan janji Ayahandanya yaitu Prabu Dasarata kepada Dewi Kekayi bahwa dia mau diperistri asal putranya kelak yang menggantikan tahta Ayodya, maka Sri Rama tidak mau menuruti bujukan Raden Barata.. Sambil menangis Barata meratap-ratap bahwa Sri Ramalah yang pantas`menduduki tahta Ayodya, bukan dirinya… Akhirnya jalan tengahpun diambil oleh Sri Rama, Barata diperintahkan kembali ke keraton Ayodya dengan membawa tarumpah atau sandal Sri Rama sebagai tanda bahwa Barata dalam menjalankan pemerintahan di Ayodya sebagai Raja hanyalah sebagai badal atau wakil Sri Rama saja… Maka sebagai bekal Barata naik tahta diwejanglah ajaran Hasthabrata ini…

            Kali ke 2 Hasthabrata ini diwejangkan oleh Sri Rama kepada Gunawan Wibisono ketika Negara Alengka sudah bisa dikalahkan dalam rangka Rama merebut kembali Dewi Shinta dari cengkeraman Rahwana.. Sri Rama tidak berkenan menjadi Raja di Negara Alengkadiraja walau dia merupakan pemenang perang.. Karena kebijaksanaan Sri Rama mengingat trah Alengkadiraja masih ada yang hidup yaitu Gunawan Wibisono yang merupakan adik dari Prabu Rahwana atau Dasamuka.. Sebelum naik tahta di Alengkadiraja yang atas titah Sri Rama berganti menjadi Negara Singgelapura maka Gunawan Wibisono pun diwejang Wahyu Makutharama atau Hasthabrata oleh Sri Rama..

            Wejangan Wahyu Makutharama ini juga pernah diterima oleh Arjuna di atas Gunung Kuthorunggu oleh Begawan Kesawasidhi atau Kresna.. Karena masing-masing adalah lakon tersendiri yang apabila dipagelarkan memakan waktu semalam suntuk maka baiklah kita singkat saja pada inti tulisan ini yaitu Wahyu Makutharama atau Harsthabrata…

 

            Adapun 8(delapan) hal tersebut adalah meniru watak dari alam di sekitar kita..

  1. Pratiwi yang berarti bumi, bumi mempunyai watak kuat sentausa… segala sesuatu mampu diangkatnya dengan gagah perkasa… baik itu manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan semua berpijak di atas bumi.. dan bumipun tidak pernah mengeluh atas beban itu…
  2. Surya yang berarti matahari, matahari mempunyai watak menerangi merata di seluruh jagat tanpa kecuali… sinar matahari bersifat memberikan kehidupan pada seluruh makhluk…
  3. Candra yang berarti rembulan, rembulan mempunyai watak memberikan penerangan di kala malam hari atau pada saat gelap.. maka sifat rembulan memberikan penerangan kepada siapa saja yang sedang mengalami kegelapan.
  4. Samirana yang berari angin atau udara, udara mempunyai watak lembut dan dapat merata ke seluruh alam, baik itu yang keliatan maupun yang tidak.. terbukti di gua-gua yang dalam, berliku dan gelap sekalipun masih terdapat udara.. bahkan di dalam air sekalipun juga terdapat udara..
  5. Jaladri yang berarti lautan atau samudera, samudera mempunyai watak yang luas sehingga mampu menampung apa saja.. baik itu hal-hal yang baik maupun buruk.. segala sampah masuk ke laut, bahkan bangkai anjing sekalipun juga masuk ke laut.. namun laut tidak pernah mengeluarkan bau yang tidak sedap..
  6. Tirta yang berarti air, air mempunyai watakmemberikan kehidupan kepada makhluk hidup.. baik manusia, tumbuh-tumbuhan maupun hewan semua membutuhkan air demi kelangsungan hidupnya..
  7. Kartika yang berarti bintang, bintang mempunyai watak memberikan keindahan pada alam semesta.. kelip kelip bintang di malam memberikan rasa nyaman tenteram bagi siapa saja yang melihatnya..
  8. Dahana yang berarti api, api mempunyai watak mampu menghanguskan apa saja tanpa pandang bulu… maka sifat api ini diambil sebagai contoh untuk seorang raja harus mampu menghukum siapa saja yang salah, tidak bandang bulu apakah itu sanak atau keluarga, apabila bertindak salah harus dihukum demi tegaknya keadilan…

Demikian para kerabat dan handai taulan… kurang lebihnya mohon maaf… tulisan ini bukan bermaksud menggurui namun sebagai sarana introspeksi diri saya pribadi, sudah sejauh mana bisa menerapakan Hasthabrata dalam kehidupan saya sehari-hari… maturnuwun…

About these ads

9 Balasan ke Makutharama atau Hasthabrata

  1. wiedy mengatakan:

    wah wejangannya bagus sekali mas boleh saya wejangkan lagi ke putra saya? untuk bekal dia kelak apabila menjadi seorang pemimpin…minimal bekal untuk memimpin dirinya sendiri :)…matur suwun sanget njih mas :)

  2. tiffa tora mengatakan:

    wah wah wah mas,
    fasih sekali ya soal wayang. saya jadi tertarik mengilustrasi wayang.

    saya buta soal beginian… hehe.. ada buku referensi yg mesti saya baca gak? buku2 ttg wayang gitu?

  3. FX SUTONO mengatakan:

    mas menawi kepareng sekalian tafsiripun kangge kepemimpinan model samenika.

  4. soero mengatakan:

    andai saja para pemimpin kita mau berbenah sedikit dan menerapkan Hastabrata dalam kepemimpinanya, bukan tidak mustahil kita sebagai bangsa akan bangkit kembali daru keterpurukan

  5. hendra arkan mengatakan:

    ijin ngopi hastha bratanya nggih pak.. :D

    • maswino mengatakan:

      Sumonggo silakan asal sebatas narasi tulisan saja… karena tulisannya asli tulisan saya namun fotonya bukan lisensi saya loh Mas… Maturnuwun telah berkenan mampir…

  6. soegianto mengatakan:

    nderek lelenggahan sawatawis,
    boleh minta yang bahasa jawa gak ki??? nuwun

  7. okky wijayanto dukkun mengatakan:

    shohih mas. cuma samudera dan lautan itu bukannya air ya mas… langitnya mana mas

  8. maswino mengatakan:

    Laut memang terdiri sebagian besar air juga… namun air bukanlah lautan… semoga menangkap apa yg ingin saya sampaikan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: